Nadia terpojok sampai jalan buntu, nekat “memancing” Galang, konglomerat kelas atas yang keras dan dingin. Semua bilang dia tak punya hati, tapi dia sadar tujuan Nadia, malah membiarkannya mendekat. Dari awal meremehkan dan main-main, Galang perlahan tertarik. Sang dewa tinggi di singgasana jatuh, kini dia jadi pelindung Nadia.
Silakan login untuk menulis komentar.
Login SekarangBelum ada komentar. Jadilah yang pertama!